Buku judul Bahasa dan Sastra dalam Krisis Iklim: Perspektif Ekokritik Indonesia ini disusun oleh para akademisi dan praktisi dalam bentuk buku kolaborasi. Walaupun jauh dari kesempurnaan, tetapi kami mengharapkan buku ini dapat dijadikan referensi atau bacaan serta rujukan bagi akademisi ataupun para profesional. Sistematika penulisan buku ini diuraikan dalam sepuluh bab yang memuat tentang humaniora hijau: peran bahasa dan sastra di era krisis iklim, dasar-dasar ekokritik: teori dan perkembangan global, cerita rakyat dan mitologi nusantara dalam lensa ekokritik, bahasa media dan isu lingkungan, wacana lingkungan dalam politik dan kebijakan publik, ekolinguistik: bahasa, kekuasaan, dan ekosistem, bahasa iklan dan konsumerisme dalam perspektif ekologi, sastra anak dan pendidikan lingkungan, pengajaran bahasa dan sastra berbasis, bahasa lokal dan pengetahuan tradisional dalam konservasi alam.
Anggota IKAPI No. 034/BAI/2022
Jl. Raya Puri Gading Cluster Palm Blok B-8 Kuta Selatan Jimbaran, Badung, Bali