Editor tertarik mempelajari karya sastra sejak menempuh pendidikan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Sejak tahun 2021, editor sudah mulai mempelajari tradisi lisan dan cerita rakyat daerah dan mencoba mempelajari analisis karya sastra dalam bentuk cerita rakyat. Editor mulai menganalisa dan juga mempublikasikan analisis terhadap cerita rakyat sejak tahun 2022 terutama analisis terhadap cerita rakyat Minahasa dari Sulawesi Utara. Editor berharap bahwa para pembaca tulisannya dapat mengetahui, memahami, menghargai, mencintai, serta mencoba melestarikan budaya daerahnya melalui bacaan analisis karya sastra dalam bentuk cerita rakyat. Setiap budaya Indonesia sangatlah unik dan layak dilestarikan. Saat ini editor bekerja sebagai salah satu dosen di Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya Universtias Sam Ratulangi yang berlokasi di Manado, Sulawesi Utara. Saat ini Editor mendalami bidang kajian Sastra Bandingan dan Sastra Dunia guna mengupayakan pelestarian budaya daerah melalui analisis karya sastra dalam bentuk cerita rakyat. Editor sedang giat mempelajari cerita-cerita rakyat Minahasa di Sulawesi Utara dan juga cerita rakyat Nusantara dari beberapa daerah di seluruh Indonesia. Publikasi editor dapat dilihat melalui laman: https://scholar.google.co.id/citations?user=xAeBgQgAAAAJ&hl=en
Harmonious Rhymes of the Soul was born from gentle moments: laughter in the kitchen, longing in the twilight, steps in unfamiliar cities, and stillness that speaks the loudest truths. Divided into four chapters, this collection reflects the rhythms of life is not always radiant, but always meaningful. There is soft love, unspoken exhaustion, soul-searching that finds its way home, and silence filled with hidden truths. Each verse was written from a quiet place, where words pause to listen to the voice within. May this book helps you find pieces of your own soul through soft, harmonious rhymes that linger long after the page is turned. Harmonious Rhymes of the Soul lahir dari momen-momen sederhana yang menyentuh hati: tawa di dapur, rindu di senja hari, langkah di negeri asing, dan diam yang justru menjadi suara paling jujur. Terdiri dari empat bab, buku ini menggambarkan irama hidup yang tidak selalu gemilang, tapi selalu bermakna. Ada cinta yang lembut, lelah yang dipeluk diam-diam, perjalanan jiwa yang menemukan dirinya kembali, dan keheningan yang menyimpan makna terdalam. Setiap bait ditulis dari ruang keheningan, dari tempat di mana kata-kata berhenti untuk mendengar suara hati. Semoga siapa pun yang membaca buku ini bisa menemukan potongan jiwanya sendiri, dalam irama yang lembut dan abadi.
| ISBN | : | 978-634-7033-99-4 |
| Terbit | : | 17 September 2025 |